Jumat, 28 Oktober 2016

Wanita - Wanita Tangguh Indonesia 3


Perjalanan Nara Rakhmatia hingga Jadi Diplomat Muda Membanggakan di Sidang PBB

 

 Nara Rakhmatia Masista

 

 

Nara Rakhmatia Masista (34) akhir-akhir ini menjadi perhatian media di Tanah Air. Bahkan sejumlah media sosial menyoroti sosok wanita muda cantik ini. Pasalnya diplomat cantik  ini memperlihatkan kualitas dari diplomat muda Indonesia di Sidang Umum PBB yang diadakan di New York, Amerika Serikat (AS).
Karena ketegasannya serta tutur bahasanya dalam bahasa Inggris yang baik, Nara Rakhmatia menjadi sosok yang dibanggakan dan menjadi panutan para calon diplomat Indonesia di masa depan. Siapa sebenarnya, sosok di balik wanita cantik bersinar di kancang internasional. 

Nara mengenyam pendidikan awalnya di tingkat universitas ketika ia masuk ke jurusan penyiaran di Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2000 untuk mendapatkan gelar diplomanya. Ia lulus pada tahun 2003. Namun di tengah-tengah proses kuliahnya, Nara juga mengenyam pendidikan di jurusan Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIS) UI pada 2002 hingga 2006. 

Karier Nara Rakhmatia di ranah hubungan internasional dimulai ketika ia menjadi asisten dosen di FISIP UI pada 2005-2006 dan menjadi asisten peneliti Center for East Asia Cooperation Studies di jurusan HI, FISIP UI pada 2006-2007).  Sebelum memutuskan bergabung dengan Kementerian Luar Negeri, Nara menghabiskan waktunya menjadi peneliti di program CERIC (Center for Research on Inter-group Relations and Conflict Resolutions) dan juga Center for East Asia Cooperation Studies. 

Pendidikan Nara Rakhmatia berlanjut ketika ia mengambil studi Conflict and Peace di University of St. Andrew (2009-2010) yang ia lanjutkan di Georgetown University di jurusan Communication and Media Studies pada 2012. 

Setelah bergabung dengan Kementerian Luar Negeri, alumnus SMA 70 Jakarta itu ditempatkan di Direktorat Kerjasama Antar Kawasan pada Direktorat Jenderal Urusan Asia Pasifik dan Afrika. Di Kemlu, spesialisasi Nara nampaknya adalah Organisasi Kerjasama Ekonomi Asia Pasific APEC dan sempat menjabat Head of Section for The Budget and Management Committee (BMC) APEC sebelum dikirim ke New York untuk menjadi Diplomat Indonesia di PBB. 



Wanita Paling Berpengaruh Dalam Industri Migas

 

Karen Agustiawan



 

Karen Agustiawan
Direktur Utama dan CEO Pertamina

Nama Lengkap : Galaila Karen Agustiawan
Alias : Karen | Galaila | Karen Agustiawan
Profesi : Birokrat
Agama : Islam
Tempat Lahir : Bandung, Jawa Barat
Tanggal Lahir : Minggu, 19 Oktober 1958
Zodiac : Balance
Warga Negara : Indonesia

Suami : Herman Agustiawan

 
BIOGRAFI
 
Galaila Karen Agustiawan, atau akrabnya Karen, merupakan satu dari sekian banyak lulusan ITB yang sukses mengibarkan bendera namanya sendiri dalam bidang industri di Indonesia. Karen mulai menapaki karirnya di sektor energi, khususnya bidang perminyakan, semenjak lulus dari Teknik Fisika ITB pada 1983 silam. Perjalanan karirnya dimulai dari perusahaan minyak Mobil Oil Indonesia hingga 1996 atau ketika perusahaan tersebut diakuisisi oleh Exxon Mobil.

Bakat kepemimpinan dan pengalamannya di bidang migas mulai mendapat perhatian lebih sejak Desember 2006. Karen diangkat sebagai salah satu staf ahli oleh Ari H. Soemarno, tidak lain adalah Dirut Pertamina sendiri saat itu. Pada Maret 2008, ganti pemerintah Indonesia yang mengangkatnya sebagai Direktur Hulu, menggantikan Sukusen Soemarinda. Belum genap setahun menjabat sebagai Direktur Hulu, Karen telah mengampu amanat sebagai perempuan pertama yang menduduki jabatan Direktur Utama PT Pertamina.

Berbagai pembaharuan dilakukan istri Heman Agustiawan ini bagi perusahaan minyak nasional Indonesia tersebut. Mulai dari peningkatan lifting minyak mentah, Karen bercita-cita membawa Pertamina menjadi perusahaan energi kelas dunia pada 2025 nanti melalui program Energizing Asia. Satu dari 50 wanita pelaku bisnis terkuat se-Asia versi majalah Forbes ini kabarnya juga merintis upaya kerja sama dengan PT PLN untuk pemakaian bio-etanol sebagai pengganti solar.

Karen menegaskan visi pertamina yang baru adalah menjadi perusahaan energi nasional kelas dunia. Sedangkan untuk misi perusahaan adalah Menjalankan usaha minyak, gas, serta energi baru dan terbarukan secara terintegrasi berdasarkan prinsip-prinsip komersial yang kuat Visi Dirut Pertamina ini juga merambah bidang pendidikan melalui cita-citanya bekerja sama dengan Institut Européen d’Administration des Affaires (INSEAD) untuk membangun universitas geotermal di Indonesia. Berkomentar seputar lingkungan kerja yang didominasi kaum adam, Karen Agustiawan mengingatkan kaumnya sendiri untuk memiliki penghasilan tersebab pentingnya kemerdekaan finansial bagi perempuan.


Pada 6 Maret 2013, Karen secara resmi menerima surat keputusan perpanjangan masa jabatan sebagai Dirut PT Pertamina (Persero) yang dimulai sejak 5 Maret 2013 sampai dengan diangkatnya dirut definitif.

 
PENDIDIKAN
  • Sarjana Teknik Fisika, Institut Teknologi Bandung (ITB).

KARIR
  • Direktur Utama PT Pertamina (Persero), 5 Februari 2009 - sekarang.
  • Direktur Hulu PT PERTAMINA (PERSERO), Maret 2008 – 5 Februari 2009
  • Staf Ahli Direktur Utama bidang Hulu PT Pertamina (Persero), Desember 2006.
  • Perusahaan konsultan migas Halliburton Indonesia sebagai commercial manager for consulting and project management, 2002-2006
  • Landmark Concurrent Solusi Indonesia sebagai business development manager untuk beberapa klien seperti ExxonMobil, Pertamina, BP Migas, dan Ditjen Migas Departemen ESDM, 2000.
  • Landmark Concurrent Solusi Indonesia sebagai spesialis pengembangan pasar dan integrated information management (IIM), 1999.
  • CGG Petrosystems Indonesia, product manager G & G and data management applications, 1998.
  • Mobil Oil Indonesia, project leader di bagian eksplorasi yang menangani seluruh aplikasi studi G & G dan infrastruktur, 1992-1993 dan 1994-1996. University, Dallas, AS.
  • MobilOil Dallas, AS, menjadi seismic processor dan seismic interpreter untuk beberapa proyek di mancanegara, 1989-1992.
  • MobilOil Indonesia, seismic processor and quality controller MobilOil Indonesia untuk beberapa proyek seismik Rokan, Sumatera Utara, dan Madura, 1987-1988.
  • Mobil Oil Indonesia, analis dan programmer dalam pemetaan sistem eksplorasi,1984-1986

PENGHARGAAN
  • Penghargaan '50 Pelaku Bisnis Wanita Paling Kuat se-Asia' versi majalah Forbes
Karier Karen dimulai sebagai Business Development Manager Landmark Concurrent Solusi Indonesia, lalu pindah ke Hailburton Indonesia dengan posisi Commercial Manager for Consulting and Project Management. Kariernya di Pertamina dimulai saat menjadi staf ahli direktur hulu.
Kariernya cemerlang dan pada Maret 2008 Karen ditunjuk sebagai direktur Hulu Pertamina hingga 2009. Kementerian BUMN pun kemudian menunjuknya sebagai presiden direktur Pertamina hingga kini.




▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
                                                                                                                              privatebundas.blogspot.com
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

Kamis, 27 Oktober 2016

Bilamanakah Cobaan Itu Berakhir ?



Kapan Suatu Cobaan Berakhir 

 



 



Kenapa manusia diberikan cobaan oleh Allah SWT , supaya manusia tetap beriman kepada-Nya. Tapi dari cobaan tersebut kapan berakhirnya?


1] azab yang datang dari atas seperti hujan batu, petir dan lain lain. yang datang dari bawah seperti gempa bumi, banjir dan sebagainya.


[2] Maksudnya: Allah Ta'alaa mendatangkan tanda-tanda kebesaranNya dalam berbagai rupa dengan cara yang berganti-ganti. Imam Bukhari meriwayatkan dalam haditsnya dari Jabir bin Abdullah t bahwasanya Rasulullah r ketika turun ayat yang berbunyi :”Katakanlah yang berkuasa untuk mengirimkan adzab kepadamu, dari atas kamu, Rasulullah berdo’a :”Aku berlindung dengan wajahMu”. Ketika ayat yang berbunyi “...atau dari bawah kakimu...” Rasulullah saw berdo’a : “Aku berlindung dengan wajahMu”.

3. Agar manusia takut dan tunduk kepada Allah Ta'alaa, 


digambarkan oleh Allah Ta'alaa dalam Al Qur’an surat Al Isra (17) ayat 59

“Dan sekali-kali tidak ada yang menghalangi kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasan kami), melainkan Karena tanda-tanda itu Telah didustakan oleh orang-orang dahulu [1]. dan Telah kami berikan kepada Tsamud unta betina itu (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya unta betina itu. dan kami tidak memberi tanda-tanda itu melainkan untuk menakuti.


[1] Maksudnya: Allah menetapkan bahwa orang-orang yang mendustakan tanda-tanda kekuasaan-Nya seperti yang diberikan kepada rasul-rasul-Nya yang dahulu, akan dimusnahkan. 


Orang-orang Quraisy meminta kepada nabi Muhammad r supaya diturunkan pula kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Allah Ta'alaa itu, tetapi Allah Y tidak akan menurunkannya kepada mereka, Karena kalau tanda-tanda kekuasaan Allah Ta'alaa itu diturunkan juga, pasti mereka akan mendustakannya, dan tentulah mereka akan dibinasakan pula seperti umat-umat yang dahulu, sedangkan Allah Y tidak hendak membinasakan kaum Quraisy.

4. Disebabkan dosa syirik dan kemaksiatan, 


Diterangkan oleh Allah di dalam surat Ar Rum (30) ayat 41-42. “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan Karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).Katakanlah: "Adakanlah perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang terdahulu. kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)."

Dalam ayat lain Allah Ta'alaa juga menjelaskan yaitu di dalam surat An Nisa (4) ayat 79.
“Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, Maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. dan cukuplah Allah menjadi saksi.


5. Akibat menyelisihi Sunnah Rasulullah saw. 


Dalam Al Qur’an surat An Nur (24) ayat 63 dijelaskan : "Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebagian kamu kepada sebagian (yang lain). Sesungguhnya Allah Telah mengetahui orang-orang yang berangsur- angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih. "Wahai manusia jangan pernah merasa aman dari adzab Allah Ta'alaa,

"Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur? Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain? Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi."
QS. Al A'raf (7) : 97-99

 
Solusi Dari Musibah

1. Taubat dan kembali kepada Allah Ta'alaa. 


"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." (Q.S. Al A'raf (7) : 96)

Rasulullah saw bersabda : "Apabila kamu melakukan jual beli dengan sistem riba, berpegang kepada ekor sapi (gemar berternak, membajak), rela dengan cocok tanam dan meninggalkan jihad, niscaya Allah tidak akan mencabut kehinaan dari dirimu sehingga kamu kembali kepada agamamu (islam). (HR. Abu Daud)
 

2. Memperbanyak dzikir, doa dan istigfar, 

Sabda Rasulullah r ketika terjadi gerhana : "Apabila kalian melihatnya maka bersegeralah dzikir kepada Allah, berdoa, dan meminta ampunan kepada-Nya.(HR. Bukhari;1046 : 901)
 

3. Menyantuni fakir miskin

Rasulullah saw bersabda : "Jadilah pengasih niscaya kalian dikasihi". (H.R. Ahmad)
 

4. Bersedekah, membantu para korban. Sebagaimana yang diperintahkan oleh Khalifah Umar bin Abdul Aziz t kepada para gubernurnya ketika terjadi gempa.
 

5. Amar ma'ruf nahi munkar.
 

Allah Ta'alaa menjelaskan di dalam Al Quran :"Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (Q.S. At Taubah [10] : 71)

Wahai umat Islam apakah tidak cukup akan segala peringatan yang Allah Ta'alaa turunkan kepada kita silih berganti tanpa dikurangi sedikitpun, karena kuantitas dan kualitas orang-orang yang melakukan kemaksiatan dan kemunkaran jauh lebih besar dibandingkan dengan orang-orang yang ruku dan sujud di hadapan Allah Ta'alaa. 


Ketika satu kemaksiatan dilakukan maka akan ada satu kebaikan yang diangkat, dan apabila ada satu bid'ah dilakukan maka akan ada satu sunnah yang diangkat, meninggalkan satu kemunkaran akan jauh lebih baik dihadapan Allah Ta'alaa dari hanya melakukan sebuah kebaikan. Allah Ta'alaa-lah tempat meminta agar memperbaiki kondisi bangsa dan kaum muslimin seluruhnya agar tetap ada di atas agama islam, istiqomah di atas pemahaman yang benar, bertaubat kepadaNya dari segala dosa dan kemaksiatan, memohon kepadaNya agar dianugerahi para pemimpin dari kaum muslimin yang baik, membela kebenaran, menghancurkan kebathilan. 


Wallahu a'lam Bissowab. 





▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
                                                                                                                              privatebundas.blogspot.com
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

Ujian Ciri Manusia Disayang Allah SWT



UJIAN adalah salah satu bentuk ciri hidup di dunia.Sebab, sejatinya kehidupan di dunia ini hanyalah sementara yang berupa ujian-ujian yang harus dilewati untuk menggapai tujuan hakiki, kenikmatan surgawi




Sejatinya Allah SWT memberikan ujian kepada manusia untuk melihat seberapa besar kemampuan manusia dalam menjalanai dan melewati ujian tersebut. Ibarat sebuah ujian di sekolah, dimana guru memberikan lembar soal ujian yang bertujuan agar siswa mampu memecahkan permasalan lalu hasilnya akan dinilai oleh guru tersebut hingga di akhir semester nilai ujian itu akan terpampang dengan peringkat antar siswa saling berbeda satu sama lainnya, tentunya tergantung dari kemampuan siswa mengisi soal ujian tersebut.

Hal itu pun sama dengan ujian hidup, Allah SWT memberikan ujian kepada manusia untuk mengetahui setiap kemampuan hamba-hamba-Nya dalam memecahkan permasalahan hidup, baik masalah harta, anak, keluarga, tempat kerja, ataupun masalah-masalah lainnya.
Allah SWT berfirman,

” Dan sungguh, Kami benar-benar menguji kalian dengan sedikit dari rasa takut, lapar, krisis moneter, krisis jiwa dan krisis buah-buahan.Sampaikanlah kabar gembira bagi orang-orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata, ‘Innalilahi wa ina ilaihi rajiun (Kami milik Allah dan hanya kepada-Nya lah kami akan kembali)’. Mereka lah orang-orang yang mendapatkan keberkahan dan kasih sayang dari Rabb mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk,” (QS. Al Baqarah:155-157).
Bahkan Nabi SAW bersabda:

“Sungguh, besarnya pahala bersamaan dengan besarnya cobaan. Apabila Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. Barangsiapa yang rela, maka baginya ridha-Nya, dan barang siapa yang benci, maka ia akan mendapatkan kebencian-Nya,” (HR. At Tirmidzi).

Berdasarkan penjelasan di atas, ada beberapa hikmah yang dapat kita ambil pelajaran apabila kita ditimpa musibah atau ujian hidup:

1. Berdasarkan hadits Nabi SAW diatas yang berbunyi, “…Apabila Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. .

”Maka hal ini menandakan bahwa setiap ujian manusia terima adalah sebagai wujud kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya. Logikanya, seseorang yang menyanyangi orang lain itu akan sering memperhatikan orang yang disayanginya, pun dengan Allah kepada hamba-Nya, dengan datangnya ujian berarti Allah sedang memperhatikan diri kita dan bentuk perhatian inilah sebagai salah satu ciri bahwa Allah sayang dan cinta kepada hamba-Nya yang ditimpa musibah.

2. Dengan adanya ujian hidup membuat diri kita semakin bersabar. Sebagaimana dalam firman Allah SWT :

“Adakah kalian mau bersabar?”,(QS. Al Furqon : 20).
Artinya bahwa Allah memberikan ujian itu ingin melatih kebiasaan kita agar belajar bersabar. Logikanya, dengan seringnya datang ujian meski awalnya sulit namun karena sudah terbiasa maka seiring berjalannya waktu kesulitan itu kan sirnah bahkan kita pun akan terbiasa menyelesaikan ujian-ujian yang datang kepada diri kita. Sehingga tentunya Allah membuat ujian hidup semata-mata ingin menaikan derajat hamba-Nya agar mencapai derajat sabar.

3. Melatih kita untuk belajar bersyukur. Hal ini seperti dijelaskan dalam firman Allah SWT :

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”
 (QS. Ibrahim [14]: 7).  


Beginilah Cara Menyikapi Ujian dan Cobaan Hidup

 

\



Dalam hidup pasti ada cobaan dan ujian yang selalu datang menghampiri kita. Namun, bentuk cobaan itu datang dengan cara yang berbeda-beda. Kebanyakan dari kita biasanya menganggap segala bentuk cobaan itu berbentuk musibah saja.

Tapi sebenarnya kenikmatan dan rizki juga merupakan salah satu dari sekian banyak bentuk cobaan yang Allah berikan kepada hamba-hamba-Nya. Allah juga berfirman dalam sebuah ayat,


"Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan." [QS. Al-Anbya ayat 35]


Allah telah menegaskan kepada kita semua bahwa sesungguhnya ujian dan cobaan itu tidak hanya seputar hal-hal yang buruk dan tidak menyenangkan saja, justru kesenangan dan nikmat juga merupakan sebuah ujian yang tentu saja harus kita renungkan bersama.

Lalu bagaimana cara kita menyikapi berbagai macam bentuk ujian hidup

 

Menyikapi Nikmat Sebagai Cobaan Hidup


Terkadang saat kita diberi nikmat oleh Allah, kita akan merasa sangat senang dan gembira. Kemudian kita menganggap bahwa Allah telah memuliakan kita dengan melapangkan rizki kita. Lalu, mari kita renungkan ayat berikut ini,


"Adapun manusia apabila Rabbnya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: 'Rabbku telah memuliakanku.' Adapun bila Rabbnya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: 'Rabbku menghinakanku.' Sekali-kali tidak (demikian)." [QS. Al-Fajr ayat 15-17]


Ayat diatas adalah sebagai pelajaran bagi kita, karena kebanyakan dari kita akan merasa sombong dan lalai ketika kita diberi nikmat oleh Allah. Padahal Allah sendiri mengatakan bahwa Dia juga menguji hamba-Nya dengan nikmat yang Dia berikan.


Ujian kenikmatan adalah ujian yang paling berat jika dibandingkan dengan ujian dalam bentuk musibah. Karena, ujian ini dapat melalaikan kita dan cenderung membuat kita sombong dan bahkan dapat menjadikan kita menjadi seorang yang kufur terhadap nikmat-Nya jika kita tidak bersyukur.


Sehingga, sikap terbaik ketika mendapat nikmat dari Allah SWT adalah dengan cara mensyukuri nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Karena kita sebagai manusia memang dituntut untuk bersyukur terhadap segala sesuatu yang Allah berikan kepada kita.


Ada banyak cara untuk bersyukur kepada Allah, salah satu yang paling mudah dilakukan adalah dengan cara meyakini bahwa nikmat yang diterima semata-mata pemberian Allah dan tidak menisbatkan kenikmatan itu kepada kepintaran, kekuatan, keberanian, dan sebagainya yang membuat diri kita sombong dan malah merendahkan orang lain.


Kita dapat membandingkan bagaimana cara menyikapi nikmat yang Allah berikan kepada dua orang ini. Orang pertama yaitu Nabi Sulaiman, ketika singgasana Ratu Balqis bisa didatangkan di hadapannya dalam tempo sekejap, maka beliau berkata:


"Ini termasuk karunia Rabbku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya)." [QS. An-Naml ayat 40]


Inilah sikap yang harus dilakukan oleh orang mukmin, lalu mari kita bandingkan dengan sikap dan ucapan Qarun yang menyombongkan kemampuannya, seperti yang Allah kisahkan:

"Qarun berkata: 'Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku'." [QS. Al-Qashash ayat 78]
Karena kesombongannyalah akhirnya Allah membinasakan Qarun dan tanah menelannya bersama dengan harta benda miliknya hanya dalam waktu semalam. Inilah salah satu bukti azab dari Allah untuk orang-orang yang mengingkari nikmat-Nya. Namun, meskipun Qarun sudah binasa beribu-ribu tahun yang lalu, namun sifatnya masih ada hingga sekarang.

Untuk itu, ketika mendapatkan nikmat, hendaknya kita selalu mensyukuri nikmat Allah tersebut, jangan menisbatkan nikmat yang kita peroleh itu kepada kekuatan, kepintaran, keberaniannya, dan semisalnya yang menjadikan kita sombong dan ingkar kepada nikmat Allah.


Selain itu, pergunakanlah nikmat yang kita peroleh untuk melakukan amal-amal shaleh yang lainnya seperti jika kita diberikan harta dan rizki yang melimpah, maka kita gunakan untuk beramal, membantu orang lain yang membutuhkan, berzakat, dan lain sebagainya. Dan apabila kita mendapatkan nikmat berupa kesehatan maka pergunakanlah nikmat tersebut untuk menjadi lebih taat kepada apa yang Allah perintahkan kepada kita.


 

Menyikapi Cobaan Berupa Musibah


Salah satu dari bentuk cobaan ialah musibah. Namun perlu diketahui bahwa setiap musibah itu datang atas kehendak dan seizin dari Allah SWT, dan Allah mengatakan bahwa barangsiapa yang bersabar menghadapinya maka Allah akan memberikannya balasan berupa kebaikan. Allah berfirman,


"Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." [QS. At-Taghabun ayat 11]


Lalu bagaimana sebaiknya sikap kita kala menghadapi cobaan? ketika menghadapi sebuah musibah, sebaiknya kita lebih banyak bersabar dan tabah dalam menghadapinya. Kita juga harus meyakini bahwa setiap cobaan yang datang itu atas kehendak dari Allah SWT, kita hanya bisa pasrah dalam menjalaninya dengan meyakini bahwa disetiap cobaan tersebut pasti akan ada hikmah yang baik untuk kita.


Adapun kita juga harus menganggap sebuah musibah sebagai nikmat karena musibah yang menimpa seorang mukmin adakalanya sebagai penghapus dosa yang dilakukannya, atau untuk meninggikan derajatnya, atau sebagai cambuk peringatan agar dia kembali ke jalan Allah.


 

Kesimpulan

 

"Di antara tanda-tanda kebahagiaan dan keberuntungan adalah, apabila ilmu seseorang bertambah maka ia semakin tawadhu’ dan pengasih. Bila amalnya bertambah maka ketakutan dan kewaspadaannya juga bertambah. Jika umurnya bertambah maka makin berkurang sifat tamaknya. Setiap kali bertambah hartanya maka makin dermawan dan makin tinggi kesungguhannya dalam berinfak. Semakin tinggi posisinya maka ia semakin dekat dengan banyak orang, memenuhi hajat mereka dan bersikap rendah hati terhadap manusia."

"Sementara, tanda-tanda kesengsaraan seseorang adalah, apabila ilmunya bertambah maka ia semakin sombong dan sesat, setiap kali amalnya bertambah maka ia semakin bangga dan meremehkan orang lain, semakin tambah usianya maka ia semakin tamak, semakin banyak hartanya maka ia semakin kikir dan bakhil, setiap kali naik jabatannya maka semakin sombong ia dan makin sesat."


Karena sejatinya kenikmatan adalah cobaan dari Allah yang akan memperlihatkan rasa syukur atau kufur. Sama halnya dengan musibah, dia juga datang dari Allah untuk memperlihatkan kesabaran atau kemarahan. Sehingga kenikmatan dan kelapangan adalah ujian yang harus di sikapi dengan rasa syukur. Sedangkan cobaan dan musibah juga merupakan ujian yang harus di sikapi dengan kesabaran.

Itulah sikap seorang mukmin ketika menghadapi cobaan dan ujian hidup. Semoga menjadi bahan renungan untuk kita semua, aamiin.

Lulus Ujian Akhir? Bidadari Surga Menantimu





Hidup penuh ujian. Allah SWT berfirman bahwa Ia memberi ujian agar mengetahui siapakah yang terbaik amalnya. Allah SWT berfirman, Sesungguhnya kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan bagimu, agar kami menguji mereka siapakah di antara mereka terbaik perbuatannya. (QS. al-Kahfi: 17)

Sesungguhnya ritme ujian hidup tak ubahnya seperti ujian akhir yang dihadapi para mahasiswa. Sebelum ujian tiba, mahasiswa harus mengikuti perkuliahan reguler dengan tekun dan menyimak apa yang diajarkan dosen agar mendapat ilmu yang bermanfaat dan lulus ujian. Mahasiswa yang terbaik persiapan belajarnya, maka niscaya akan mampu menghadapi ujian itu dengan baik pula. Suka atau tidak, mahasiswa harus menghadapinya, sehingga wajib baginya untuk menyiapkan perbekalannya, sebelum, menjelang, saat dan sesudah ujian. Demikian pula seorang muslim, ia harus menyiapkan bekal untuk menghadapi ujian hidup agar sukses memasuki surga.



Sebelum Ujian Tiba Setidaknya ada 5 hal yang harus disiapkan seorang muslim sebelum menghadapi ujian hidupnya, yaitu :




1. Kenali sang pemberi ujian, Allah SWT. Sebagai mahasiswa, kita harus mengenali tipe dosen yang mengajar dan mengetahui cara mengajarnya, pun dalam memberikan nilai. Apa yang dinilai dan bagaimana ia menilai. Seorang dosen tentu memiliki bobot penilaian sekian persen untuk nilai uts, uas, kehadiran, quiz dan tugas. Allah SWT memiliki 99 asmaul husna. Rasulullah SAW bersabda, Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu. Barangsiapa memperhitungkannya dia masuk surga.(Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu). (HR. Bukhari). Ia Maha Pengasih dan Penyayang, tetapi jangan lupa, Ia juga Maha Keras Siksanya.



2. Simak apa yang diajarkan sang pemberi ujian Dosen biasanya memberi kisi-kisi ketika mendekati ujian, bahkan jauh hari, saat tengah mengajar, dengan kata-katanya, Catat ini, karena biasanya akan keluar dalam soal ujian. Kisi-kisi ujian itu difirmankan Allah SWT, Sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dan sedikit ketakutan, penyakit, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar . (QS. Al Baqarah : 153 )



3. Banyak latihan Mahasiswa harus berlatih dengan mengerjakan soal-soal dan banyak membaca. Ini akan memudahkan ketika menghadapi ujian. Seorang muslim pun demikian, ia harus menempa dirinya dengan ibadah harian, dan tidak memanjakan diri dengan kesenangan duniawi. Orang beriman, mereka telah dilatih oleh-Nya untuk hanya bergantung pada-Nya melalui shalat, doa dan zikir. Mereka dilatih untuk hidup Zuhud (dunia ditangannya namun tidak di hati) melalui zakat, infaq dan shodaqoh. Mereka dilatih untuk bersabar, menahan hawa nafsu melalui puasa. Mereka dilatih untuk bersatu antar sesamanya, kaum mu'minin, melalui haji. Semua itu adalah bekal untuk mempersiapkan pejuang sejati.



4. Jangan absen untuk menghadap-Nya. Mahasiswa absen lebih dari 4 kali di kelas? Dapat dipastikan, tidak akan bisa mengikuti ujian akhir. Shalat wajib Anda tinggalkan? Maka kesempatan untuk berkompetisi hilang sudah. Shalat adalah tiang agama. Yang pertama-tama dipertanyakan (diperhitungkan) terhadap seorang hamba pada hari kiamat dari amal perbuatannya adalah tentang shalatnya. Apabila shalatnya baik maka dia beruntung dan sukses dan apabila shalatnya buruk maka dia kecewa dan merugi. (HR. Annasa'i dan Attirmidzi)



5. Kerjakan tugas-tugas dari Allah SWT. Dosen memberi tugas? Kerjakan, karena jika tidak, kita tidak akan bisa mendapat nilai A. Apa yang ditugaskan Allah SWT pada kita? Dan hendaklah ada diantara kamu orang-orang yang mengajak kepada kebaikan, dan menyeru kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar. Dan merekalah orang-orang yang beruntung. (QS. Ali Imran: 104) Serulah manusia kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. (QS. An-Naml : 120)



6. Bertanya jika ada yang tidak diketahui. Mahasiswa belajar sendiri, mungkin bisa saja dilakukan, namun belum tentu sempurna hasilnya karena terkadang ada catatan yang tak lengkap atau ada ilmu yang diketahui teman, tetapi tak diketahui oleh kita. Bertanya, adalah kunci pembuka ilmu. Seorang muslim dapat saja belajar sendiri dengan membaca buku-buku Islam, tetapi ia tetap harus bertanya pada teman yang lebih paham ataupun kepada para ulama.  Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.(QS.16 : 43)



Menjelang Ujian Waktu ujian tengah semester maupun akhir semester, telah ditetapkan waktunya. Dalam hidup, tidak bisa tidak, cepat atau lambat, ujian pasti terjadi. Ada 4 hal yang harus dipersiapkan ketika ujian semakin dekat, yaitu :



1. Persiapkan ilmu, analisa ujian Analisa ujian yang dihadapi, jangan reaktif. Siapkan jurus-jurus untuk menghadapi ujian, karena setiap soal berbeda bobotnya. Bekal ilmu untuk menghadapi ujian hidup, sangat penting. Dengan ilmu, kita dapat mengetahui mana jalan yang diridhai-Nya dan mana yang tidak. Sedikit ilmu lebih baik dari banyak ibadah. Cukup bagi seorang pengetahuan fiqihnya jika dia mampu beribadah kepada Allah (dengan baik) dan cukup bodoh bila seorang merasa bangga (ujub) dengan pendapatnya sendiri. (HR. Athabrani).



2. Belajar dari soal-soal sebelumnya Mahasiswa harus rajin mencari foto kopi soal di semester sebelumnya, karena soal ujian biasanya mirip. Pelajarilah ujian yang dihadapi para nabi, ambil hikmah dari setiap ujian. Bagaimana ending penderitaan yang dialami para nabi? Semuanya ada di dalam Al Qur'an. Apakah kamu mengira akan masuk surga padahal belum datang kepadamu (ujian) seperti (yang dialami) orang-orang terdahulu sebelum kami. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan, diguncang (dengan berbagai cobaan). Sehingga Rosul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, Kapankah datang pertolongan Allah? Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat. (QS. Al-Baqarah: 214)



3. Belajar dari buku wajib dan buku tambahan Ada buku wajib kampus dan buku tambahan. Buku wajib seorang muslim adalah Al Qur'an dan Hadits. Dan untuk buku tambahan adalah buku-buku Islam kontemporer agar wawasan bertambah. Aku tinggalkan untuk kalian dua perkara. Kalian tidak akan sesat selama berpegangan dengannya, yaitu Kitabullah (Al Qur'an) dan sunnah Rasulullah saw. (HR. Muslim).



4. Berdoa Berdoalah kepada Allah SWT semoga Ia memudahkan dalam mengerjakan soal-soal ujian. Senjata orang-orang beriman adalah doa. Doa adalah senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi. (HR. Abu Ya�la)



Saat Ujian 1. Hadapi dengan tenang dan sabar. Saat memasuki ruang ujian, hadapilah dengan tenang dan sabar, jangan tergesa-gesa. Pun di dalam menghadapi ujian hidup, wajib sabar ketika ujian itu datang. Rasulullah SAW bersabda, Sabar yang sebenarnya ialah sabar pada saat bermula tertimpa musibah. (HR. Al Bukhari)



2. Konsentrasi pada soal ujian, jangan curang. Soal telah dibagikan. Konsentrasilah pada soal ujian dan jangan coba-coba menyontek! Saat ujian datang, seorang muslim jangan justru lari dari-Nya dengan cara bermaksiat kepada-Nya. Berapa banyak kita saksikan manusia yang ditimpa ujian dan cobaan, bukannya mendekat kepada-Nya, tetapi justru bermaksiat dengan lari dari jalan da'wah ataupun memisahkan diri dari barisan. syaghalatna amwaluna waahluna : kami telah dilalaikan oleh harta dan keluarga (QS. 48:11)



3. Selesaikan yang mudah dahulu. Menghadapi ujian dari dosen, membutuhkan strategi, jangan mengerjakan soal-soal yang sulit dahulu, tetapi kerjakan yang mudah. Jangan memasuki bidang ujian yang kita tidak mampu memasukinya. Rasulullah SAW bersabda, Tidak semestinya seorang muslim menghina dirinya. Para sahabat bertanya, Bagaimana menghina dirinya itu, ya Rasulullah? Nabi saw menjawab, Melibatkan diri dalam ujian dan cobaan yang dia tak tahan menderitanya.(HR. Ahmad dan Attirmidzi)



4. Jangan mengeluh bila soalnya sulit. Ujian kita sangat sulit? Jangan mengeluh. Karena percuma saja, toh ujian tak akan selesai dengan keluhan. Seorang muslim janganlah sampai mengeluh ketika ujian menimpa, karena Rasulullah SAW bersabda, Ada 3 hal yang termasuk pusaka kebajikan, yaitu merahasiakan keluhan, merahasiakan musibah dan merahasiakan sodaqoh (yang kita keluarkan). (HR. Athabrani).



Sesudah Ujian



1. Evaluasi Apakah ujian itu dapat kita lalui dengan baik? Ucapkan hamdalah bila berhasil melaluinya. Seorang muslim ketika telah melewati ujian berupa penderitaan dan kesedihan, hendaknya tetap istiqomah di jalan-Nya. Dari Abu Hurairah ra katanya, sabda Rasulullah saw, Tidak disengat seseorang mukmin itu dua kali dalam satu lubang.



2. Ambil hikmahnya. Ada hikmah di setiap kejadian. Karena khasanah kebaikan kembali kepada-Nya. Bahkan ketika tertusuk duri, ada hikmahnya. Tiada seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu, kecuali Allah mencatat baginya kebaikan dan menghapus darinya dosa. (HR. Al Bukhari)



3. Bersiap menghadapi ujian selanjutnya. Ujian mahasiswa tentu tidak hanya satu mata kuliah, tetapi ada beberapa macam. Selama hayat masih dikandung badan, maka bersiaplah menghadapi ujian-ujian yang beraneka ragam bentuknya. Apakah kamu mengira kamu akan dibiarkan saja mengatakan kami beriman sedang mereka tidak di uji lagi� (QS. Al Ankaabut: 2-3)



Untuk Apa Ujian Itu?



Untuk apakah ujian itu Allah SWT berikan kepada hamba-hamba- Nya? Ujian adalah sunnatullah dari Allah untuk memisahkan orang-orang munafik dari barisan orang-orang beriman, memisahkan antara loyang dengan emas. Allah menguji hamba-Nya dengan menimpakan musibah sebagaimana seorang menguji kemurnian emas dengan api (pembakaran) . Ada yang ke luar emas murni. Itulah yang dilindungi Allah dari keragu-raguan. Ada juga yang kurang dari itu (mutunya) dan itulah yang selalu ragu. Ada yang ke luar seperti emas hitam dan itu yang memang ditimpa fitnah (musibah).(HR. Athabrani)



Ujian adalah tarbiyah dari Allah untuk meningkatkan derajat hamba-Nya, sebagai wujud kasih sayang-Nya. Seorang hamba memiliki suatu derajat di surga. Ketika dia tidak dapat mencapainya dengan amal-amal kebaikannya maka Allah menguji dan mencobanya agar dia mencapai derajat itu. (HR. Athabrani).



Ujian adalah sunntullah untuk orang-orang yang berada di jalan Al Haq. Jika kita tidak merasakan adanya ujian yang berat, maka patut dipertanyakan apakah jalan yang kita lalui adalah jalan yang benar. Saad bin Abi Waqqash berkata, Aku bertanya kepada Rasulullah saw, Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujian dan cobaannya Nabi saw menjawab, Para nabi kemudian yang meniru (menyerupai) mereka dan yang meniru (menyerupai) mereka. Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Kalau agamanya tipis (lemah) dia diuji sesuai dengan itu (ringan) dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai itu (keras). Seroang diuji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa. (HR. Al Bukhari)



Dalam menghadapi ujian, seorang mu'min harus selalu berprasangka baik kepada Tuhannya. Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah Azza wajalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah. (HR. Attirmidzi).



Allah SWT menghibur orang-orang beriman dalam menghadapi ujian dengan firman-Nya, Dan janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang yang paling tinggi (derajatnya) , jika kamu orang-orang yang beriman. (QS. 3 : 139).



Penutup Ujian hidup tidak selamanya berbentuk penderitaan dan kesedihan hati, tetapi bisa juga dalam bentuk kenikmatan dan kesenangan. Bila ujian itu dalam bentuk kesenangan, apakah sang hamba dapat bersyukur? Bila dalam penderitaan, apakah sang hamba bersabar? Syukur dan sabar adalah keistimewaan orang-orang yang beriman, yang dikagumi oleh sang nabi.



Surga memiliki kriteria (muwashofat) untuk orang-orang yang akan memasukinya. Nilai A, B, C, D, atau E, adalah hak prerogatif Allah SWT. Tugas manusia adalah berdoa, berikhtiar dan bersabar. Dan tentu saja, untuk mengetahui apakah kita benar-benar lulus atau tidak, jawabannya ada di hari akhir nanti.


 
Lulus ujian, akan menaikkan derajat kita di sisi-Nya dan tiada lain balasannya adalah ridha-Nya, surga-Nya, dan bidarari yang bermata jeli. Allah SWT berfirman, Dan (di dalam Surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli laksana mutiara yang tersimpan baik. (QS. Al Waqiah : 22-23). Bidadari menantimu. Selamat ujian.





▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
                                                                                                                              privatebundas.blogspot.com

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬



Resep Aneka kue Kayu Manis



RESEP ROTI GULUNG KAYU MANIS

 



Penasaran akan model kue roti gulung membawa saya menjelajah google dan menemukan beragam resep terkait roti gulung. Salah satu resep yang menarik minat dan sepertinya perlu di coba dirumah adalah Roti Gulung Kayu Manis. Nah mumpung saya punya resep tersebut ada baiknya saya juga berbagi dengan pembaca sekalian siapa tahu nanti saya dikirimi satu porsi rotinya.

Berikut langkah-langkah membuat Roti Gulung Kayu Manis yang resepnya saya kutip dari salah satu situs online, silahkan disimak :

 
Bahan Roti Gulung Kayu Manis :
  • 1 paket ragi roti (ukuran 7 gram)
  • 1 gelas susu cair hangat
  • 1 sdt garam
  • 2 telur ayam
  • 4 gelas terigu
Untuk isinya :
  • 1 gelas gula pasir coklat jika tidak ada gula pasir biasa juga bisa dan takaran bisa dikurang sendiri bagi yang tidak suka manis gula bisa hanya ditaburkan saja dengan takaran terserah anda
  • 2 1/2 sdt kayu manis bubuk
  • 2 sdm mentega suhu ruangan (untuk olesan)
Cara membuat Roti Gulung Kayu Manis :
  • Larutkan ragi bersama susu hangat dalam wadah besar,lalu campurkan mentega,garam,dan telur aduk rata.
  • Masukkan terigu campur sampai rata.
  • Uleni adonan sampai kalis (tidak lengket) dengan telapak tangan
  • Biarkan sampai mengembang dua kali lipat ditempat hangat kira kira 1 jam
  • Kempiskan adonan (ditinju atau dipukul) lalu roll adonan menjadi bentuk datar,jangan buat terlalu tebal,beri  2 sdm mentega  ratakan
  • Tuang adonan isi,ratakan
  • Pelan pelan gulung adonan roti yang telah di roll datar tadi membentuk gulungan, lalu potong potong
  • Letakkan dalam pinggan tahan panas yang telah disemir mentega atau kertas roti
  • Biarkan sampai bolu mengembang lagi kira kira 30 menit
  • Panggang dengan panas 370 derajat F sampai matang kekuningan kira kira 20 menit
  • Roti Gulung Kayu Manis Siap disajikan
  Isi Adonan :
  • Campurkan gula coklat dan kayu manis bubuk

 

Kue Bolu Kayumanis Kenari yang Enak, Lembut dan Spesial 

 




Hidangan kue bolu kayumanis kenari cocok sekali disantap dengan secangkir teh.
Apalagi disantap saat sedang santai. Sudah pasti kegiatan santai anda akan dapat anda nikmati dengan begitu manis. Yuk, simak seperti apa membuat sajian kue bolu kayumanis kenari yang enak berikut ini.

Bahan-Bahan Membuat Kue:

  • 3 butir telur
  • 50 gram gula pasir
  • 75 gram tepung terigu
  • 25 gram margarin
  • 1 sendok teh emulsifier (sp/tbm)
  • 25 gram gula merah
  • 25 ml air
  • 1 sendok teh kayumanis bubuk
  • 25 gram kenari, diiris panjang untuk taburan

 Tips Mempersiapkan Bahan dan Peralatan:

  1. Lakukan hal yang pertama dengan mempersiapkan peralatan. Hal ini tentunya menjadi langkah penting yang tidak sebaiknya dilewatkan. Dengan mempersiapkan peralatan, maka akan lebih mudah untuk anda dapat membuat adonan kue dengan lebih nyaman dan lebih mudah. Adapun, beberapa peralatan yang mungkin anda butuhkan untuk membuat kue kali ini diantaranya adalah mixer, oven, loyang, baskom dan beberapa wadah yang akan kita gunakan untuk menampung bahan-bahan kue yang sudah ditakar.
  2. Nah, setelah peralatan siap, maka selanjutnya kita akan takar bahan yang pertama yakni tepung terigu. Untuk menakar bahan ini, anda bisa melakukannya dengan memasukkan tepung dalam wadah timbangan takaran, lalu ukur dengan ukuran yang sesuai dengan takaran pada resep. Nah, setelah itu masukkan bahan ini dalam wadah untuk kemudian akan diayak dengan menggunakan saringan untuk memisahkan partikel kasarnya. Setelah itu, baru sisihkan sementara.
  3. Bahan selanjutnya adalah gula merah. Siapkan pisau dan talenan, lalu gunakan untuk menyisir gula merah dengan halus. Setelah itu, masukkan gula merah yang sudah disisir dalam wadah untuk kemudian sisihkan sementara.
  4. Sementara untuk margarin, silahkan takar dan ukur dengan ukuran yang sudah ditetapkan dalam resep. Setelah itu, masukkan dalam wajan untuk kemudian bahan ini akan dipanaskan dengan menggunakan api yang kecil sampai bahan ini menjadi leleh. Setelah itu, matikan kompor dan angkat wajan untuk kemudian sisihkan sementara.
  5. Nah, untuk bahan-bahan sisanya anda hanya perlu menyisihkannya. Karena bahan-bahan tersebut bisa langsung dimasukkan dalam adonan dan dicampur secara merata.

Cara Membuat Kue Bolu Kayumanis Kenari:

  1. Pertama sebelum adonan kue dibuat, olesi terlebih dahulu loyang dengan menggunakan margarin secara merata hingga kebagian sudutnya. Hal ini dimaksudkan agar kue yang sudah matang tidak sulit dikeluarkan dari loyang. Setelah diberikan margarin, berikan pula taburan tepung kedalamnya, lalu sisihkan sementara.
  2. Dalam baskom, silahkan kocok telur bersama dengan gula pasir, gula merah yang telah disisir dan juga emulsifier sampai bahan ini mengambang secara merata.
  3. Setelah itu, masukkan tepung terigu kedalamnya bersama dengan kayumanis dan aduk-aduk bahan ini sampai emrata.
  4. Masukkan air kedalamnya bersama dengan margarin yang sudah dicairkan. Dan aduk-aduk secara perlahan.
  5. Nah, setelah semua bahan dimasukkan dan dicampur secara merata, maka kita masukakn adonan dalam loyang dan ratakan bagian atasnya dengan menggunakan spatula.
  6. Setelah itu, baru panggang dalam oven selama kurang lebih 30 menit atau sampai matang.
Setelah matang, angkat dari oven dan tempatkan dalam wadah yang datar agar kue menjadi lebih mudah dingin. Setelah dingin, kini kue akan siap untuk disajikan dalam wadah dan disantap. 


Cake Kayu Manis Nan Lezat 

 

Cake merupakan jenis kue yang paling populer saat ini, banyak varian cake yang disajikan saat acara-acara penting yang biasa kita temui. Rasa dari setiap cake juga berbeda-beda, tergantung dari komposisi masing-masing. 



Download Resep Cake Kayu Manis Gambar


Bahan-bahan membuat Cake Kayu Mais :


  • 125 gram Terigu Kunci Biru dari Bogasari
  • 4 butir Telur
  • 4 gram Kayu manis bubuk
  • 1,5 gram Baking powder
  • 100 gr Margarin
  • 75 gr Gula palm
  • 50 gr Gula pasir

Cara Membuat Kue Cake Kayu Manis:


  1. Kocok bahan-bahan cake seperti: margarin, gula palm, dan gula pasir sampai mengembang.
  2. Masukkan 4 butir telur satu persatu, kocok kembali sampai semua tercampur rata.
  3. Selanjutnya, masukkan bahan-bahan seperti: terigu Kunci Biru, kayu manis bubuk dan baking powder, Lalu aduk sampai rata hingga menjadi adonan.
  4. Siapkan loyang yang telah dioles dengan shortening putih dan diberi alas kertas roti.
  5. Kemudian, tuangkan adonan ke dalam loyang. 
  6. Panggang menggunakan oven dengan suhu 180'C selama kurang lebih 25 menit.

 

Roti Gulung Kayu Manis Enak dan Empuk

 

Makanan yang bernama roti memang sangat banyak jenis dan varian rasa yang bisa kita nikmati, mulai dari roti isi sampai kejenis roti gulung. Mungkin biasanya menyebut nama gulung identik dengan kue yang bernama bolu, namun ternyata kue rotipun bisa dibuat semacam roti gulung. Roti gulung ini memiliki bentuk yang sangat unik, dan sesuai dengan namanya roti ini dibuat dengan cara digulung.

Nah, sesuai tema yang diatas kami juga ingin berbagi resep tentang pembuatan roti gulung yang special yaitu dengan roti gulung dipadukan dengan bahan kayu manis didalam pembuatan adonannya. Dengan nama roti gulung kayu manis, citarasanya yang dimiliknya terasa manis dan enak pastinya. Bukan hanya rasanya yang enak akan tetapi tekstur dari roti gulung tersebut terasa empuk dan nikmat.

Biasanya kita sering mendapatkan roti gulung kayu manis ini dipedagang aneka jenis kue atau dimall-mall, namun jika anda yang berkeinginan ingin mencoba membuatnya sendiri itu merupakan tindakan yang baik. Sebab untuk pembuatan roti gulung kayu manis ini sangat mudah untuk dibuat, apalagi bagi anda yang hobi membuat anake makanan kue pastinya dengan sangat mudah sekali untuk membuatnya. Untuk itu kita langsung saja dengan menggunakan resep membuat roti gulung kayu manis enak dan empuk yang special untuk anda, berikut adalah ulasan tentang resepnya.



Membuat Roti Gulung Kayu Manis Empuk


Berikut Bahan Untuk Roti :

  • 800 gram tepung roti
  • 150 gram butter
  • 2 sdm gula halus
  • 2 butir telur ayam
  • 50 gram bubuk kayu manis
  • 2 bungkung ragi kering instan
  • 70 gram margarin, dilelehkan
  • 300 gram brown sugar
  • 100 ml air hangat
  • 1 sdt garam
Berikut Bahan Frosting :
  • 1 sdt vanila
  • 500 gram gula halus
  • 100 gram margarin
  • 1 sdm susu
  • 250 gram keju
Berikut Cara – Cara Membuat Roti Gulung Kayu Manis :
  1. Sediakan wadah kecil lalu masukkan air, gula serta ragi dan diaduk sampai larut.
  2. Siapkan wadah lagu lalu masukkan semua bahan roti yang lainnya dan diaduk sampai merata kemudian masukkan larutan ragi didalamnya.
  3. Setelah itu uleni sampai adonan benar-benar bagus dan adonan bisa dibentuk, lalu diamkan adonan dalam wadah yang tertutup sampai adonan mengembang.
  4. Ambil adonan secukupnya kemudian bentuk memanjang serta digulung dengan cara memegang salah satu ujungnya.
  5. Siapkan wadah lagi lalu masukkan semua bahan frosting dan diaduk sampai merata.
  6. Pangganglah roti yang sudah digulung kedalam oven kemudian sebarkan frosting kejunya dan panggang sampai matang, angkat.
  7. Roti gulung kayu manis siap untuk dinikmati.

Roti Gambang



Roti memang bukan merupakan penganan tradisional Indonesia, karena merupakan makanan bercita rasa Barat yang pertama kali diperkenalkan pada zaman kolonial Belanda. Namun, roti gambang ini berbeda dengan roti Barat pada umumnya dikarenakan penggunaan bahan-bahan tradisional khas nusantara, terutama gula merah dan wijen.
Roti gambang telah menjadi salah satu kue kering tradisional khas Betawi yang berbentuk roti. Nama roti gambang ini diperkirakan berasal dari bentuk kue rotinya yang menyerupai alat musik tradisional Betawi, gambang kromo. Sementara di kota Semarang, kue roti dengan olahan bahan yang hampir sama namun dengan bentuk yang berbeda dalam penyajian dinamakan roti ganjel rel. Diberi nama roti ganjel rel karena selain teksturnya yang agak ulet dan bantat, juga karena dalam penyajiannya, rotinya terlebih dulu dipotong-potong berbentuk irisan kotak dan menyerupai ganjel rel (bantalan rel).

Ciri khas roti gambang adalah umumnya berwarna cokelat, bertabur wijen dan memiliki cita rasa yang manis yang berasal dari penggunaan gula merah. Roti gambang sangat cocok untuk disajikan bersama secangkir teh manis hangat.




 


ROTI GAMBANG




 BAHAN :
 


300 gr tepung terigu protein sedang
125 gr tepung roti
50 gr gula pasir
1 sdt soda kue
1 1/2 sdt baking powder
1 sdt kayumanis bubuk
1 butir telur
50 gr margarin
25 ml air untuk olesan
20 gr wijen, sangrai, untuk taburan

 

BAHAN SIRUP GULA MERAH :
 

75 ml air
 

CARA MEMBUAT :
 



1. Untuk Sirup Gula Merah : Rebus gula merah dan air di atas api kecil sampai larut dan kental. Saring, dinginkan dan sisihkan.
2. Campurkan tepung terigu, tepung roti, gula pasir, soda kue, baking powder, kayumanis, dan telur. Aduk dan uleni rata.
3. Tuang sirup gula merah sedikit-sedikit sambil diuleni rata. Tambahkan margarin. Uleni rata sampai adonan halus. Diamkan 20 menit.
4. Timbang adonan 40 gram. Bentuk lonjong. Oles dengan air. Taburi wijen.
5. Panggang roti gambang dengan suhu 170 derajat Celsius sampai matang.

Untuk : 19 buah

Tips : Jangan memasukkan larutan gula merah yang masih panas ke dalam campuran tepung, karena dapat mengakibatkan tepung menggumpal.



Kripik Pisang Kayu Manis Garing Dan Renyah


Biasanya sih keripik pisang hanya memiliki dua varian rasa, yakni asin dan manis. Namun, pada pekan kali ini kami mencoba membuat keripik pisang dengan rasa yang unik namun tetap lezat dan nikmat saat disantap. Nah, untuk anda yang sudah penasaran dan ingin mencoba rasa dari keripik pisang yang kami buat kali ini, anda bisa menyimak artikel kami berikut ini. Bicara soal keripik pisang, kali ini kami akan mencoba memadukan keripik pisang dengan diberi taburan bubuk kayu manis. Mungkin agar terdengar asing dan belum pernah menemukan keripik pisang dengan taburan bubuk kayu manis, namun soal rasa tidak usah diragukan lagi, masih tetap lezat enak dan mantep. Nah, dari pada pembicaraan semakin lama, mari langsun saja kita coba buat keripik pisang kayu manis ini dirumah. Berikut langkah-langkah dan bahan yang digunakannya.



Kripik Pisang Kayu Manis

Bahan dasar :
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm air kapur sirih
  • 1 sdm bubuk kayu manis
  • 1 kg pisang mentah
  • 1 kg minyak sayur
  • 50 gr gula halus
  • 1 ltr air hangat
Langkah membuat keripik pisang kayu manis renyah :
  1. Pertama kupas terlebih dulu kulit pisang hingga bersih.
  2. Kemudian campurkan air hangat dengan air kapur sirih dan garam, aduk hingga rata.
  3. Iris tipis pisang  lalu rendam kedalam air kapur sirih yang sudah dibuat tadi.
  4. Diamkan kurang lebih selama 60 menit, angkat dan tiriskan.
  5. Siapkan penggorengan, panaskan minyak lalu goreng pisang hingga kering dan matang, angkat dan tiriskan.
  6. Satukan gula pasir dengan bubuk kayu manis, aduk-aduk rata.
  7. Taburkan pada keripik pisang yang sudah digoreng kering, aduk hingga tercampur rata.
  8. Kripik Pisang Kayu Manis siap untuk disajikan.
Demikian lah resep membuat Kripik Pisang Kayu Manis, cukup mudah dan simpel kan cara pembuatannya. Selamat mencoba Resep Membuat Kripik Pisang Kayu Manis Renyah dan Garing.


▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
                                                                                                                              privatebundas.blogspot.com
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬


Electricity Lightning